Seri Mengenal al-Qur'an - 27 an-Naml
بسم الله الرحمن الرحيم
Pertemuan Ke-27, Sabtu, 8 September 2018 M/27 Dzul Hijjah 1439 H.
SMQ 27 : an-Naml
Dinamakan surah an-Naml yang artinya semut. Karena kata an-Naml terdapat pada ayat 18 & 19 surah ini. Kisah raja semut memerintahkan kepada anak buahnya untuk masuk ke sarang masing-masing supaya tidak terinjak oleh Nabi Sulaiman AS dengan bala tentaranya yang akan melewati tempat tersebut. Firman Alloh Ta’ala:
حَتَّى إِذَا أَتَوْا عَلَى وَادِ النَّمْلِ قَالَتْ نَمْلَةٌ يَا أَيُّهَا النَّمْلُ ادْخُلُوا مَسَاكِنَكُمْ لَا يَحْطِمَنَّكُمْ سُلَيْمَانُ وَجُنُودُهُ وَهُمْ لَا يَشْعُرُونَ (18) فَتَبَسَّمَ ضَاحِكًا مِنْ قَوْلِهَا وَقَالَ رَبِّ أَوْزِعْنِي أَنْ أَشْكُرَ نِعْمَتَكَ الَّتِي أَنْعَمْتَ عَلَيَّ وَعَلَى وَالِدَيَّ وَأَنْ أَعْمَلَ صَالِحًا تَرْضَاهُ وَأَدْخِلْنِي بِرَحْمَتِكَ فِي عِبَادِكَ الصَّالِحِينَ (19) [النمل : 18 ، 19]
18. hingga apabila mereka sampai di lembah semut berkatalah seekor semut: Hai semut-semut, masuklah ke dalam sarang-sarangmu, agar kamu tidak diinjak oleh Sulaiman dan tentaranya, sedangkan mereka tidak menyadari"; 19. Maka Dia tersenyum dengan tertawa karena (mendengar) Perkataan semut itu. dan Dia berdoa: "Ya Tuhanku berilah aku ilham untuk tetap mensyukuri nikmat mu yang telah Engkau anugerahkan kepadaku dan kepada dua orang ibu bapakku dan untuk mengerjakan amal saleh yang Engkau ridhai; dan masukkanlah aku dengan rahmat-Mu ke dalam golongan hamba-hamba-Mu yang saleh".
Alloh menceritakan tentang semut dalam surah ini agar manusia mengambil pelajaran hidup dari kehidupannya. Semut adalah binatang yang hidup berkelompok di dalam tanah, membuat liang & ruang yang bertingkat-tingkat sebagai rumah & gudang tempat menyimpan makanan sebagai persiapan menghadapi musim dingin. Rakyat semut mempunyai organisasi & kerjasama yang baik. Kerapian & kedisiplinan yang terdapat dalam kerajaan semut ini dinyatakan oleh Alloh dalam ayat ini dengan menerangkan bagaimana rakyat semut mencari perlindungan dengan segera agar jangan sampai terinjak oleh Nabi Sulaiman setelah mendapat peringatan dari rajanya.
Secara tidak langsung, Alloh mengingatkan manusia agar berusaha untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari, kemaslahatan bersama dan sebagainya. Dengan mengisahkan Nabi Sulaiman dalam surah ini, Alloh mengisyaratkan hari depan & kebesaran Nabi Muhammad Saw. sebagaimana Nabi Sulaiman sebagai seorang Nabi, Rosul & Raja yang dianugerahi kerajaan yang besar, begitu Nabi Muhammad Saw sebagai seorang Nabi, Rosul & kepala Negara yang berhasil membawa & memimpin umat beliau ke jalan Alloh. (al-Qur’an & Tafsirnya, Kementrian Agama RI, Jilid 7/166)
✅ Nama-Nama Lain Surah :
1. Surah al-Hud-Hud
Karena kisah burung tersebut dalam surah ini.
2. Surah Sulaiman
Karena uraian dalam surah ini tentang Nabi yang juga raja ini lebih rinci disbanding dengan uraian tentang beliau pada surah-surah yang lain.
(Prof. Quraish Shihab, Tafsir al-Lubab, 3/3)
✅ Tergolong Surah Makiyyah
(Turun sebelum periode Hijrah Nabi Ke Madinah)
✅ Termasuk Surah al-Matsani
(Surah yang jumlah ayatnya kurang dari seratus & bukan termasuk al-Mufashshol).
✅ Lokasi : Pada Juz 19 & Juz 20
✅ Jumlah Ayat 93
✅ No Urut 27 dalam Mushaf
✅ Turun setelah surah asy-Syu’aro’
✅ Isi Pokok Suroh an-Naml :
1. Keimanan :
Al-Qur’an adalah petunjuk & rohmat bagi orang-orang mukmin. Keesaan & kekuasaan Alloh yang tidak memerlukan sekutu-sekutu dalam mengatur alam ini. Hanya Alloh-lah yang tahu tentang hal-hal yang ghoib. Adanya hari kebangkitan buakanlah suatu dongengan.
2. Kisah-Kisah:
Kisah Nabi Musa, Kisah Nabi Sulaiman dengan semut, burung Hud-Hud & Ratu Saba’. Kisah Nabi Sholih dengan kaumnya. Kisah Nabi Luth dengan kaumnya.
✅ Topik-Topik Berdasar Penggalan Ayat Secara Terperinci :
🔅Al-Qur’an sebagai pedoman hidup (Ayat 1-6)
🔅Pengangkatan Musa AS sebagai Nabi (Ayat 7-12)
🔅Kesombongan Fir’aun (Ayat 13-14)
🔅Anugerah Alloh kepada Nabi Daud & Nabi Sulaiman (Ayat 15-19)
🔅Kisah Nabi Sulaiman & Burung Hud-Hud (Ayat 20-31)
🔅Nabi Sulaiman & Ratu Saba’ (Ayat 32-44)
🔅Pelajaran dari keingkaran kaum Nabi Sholih (Ayat 45-53)
🔅Perbuatan cabul kaumnya Nabi Luth AS (Ayat 54-59)
🔅Bukti-bukti kekuasaan & keesaan Alloh (Ayat 60-64)
🔅Hanya Alloh yang Mengetahui hal-hal Ghoib (Ayat 65-66)
🔅Keingkaran orang kafir terhadap hari kebangkitan (Ayat 67-75)
🔅Bukti kebenaran Risalah Nabi Muhammad Saw (Ayat 76-82)
🔅Keadaan hari kiamat (Ayat 83-90)
🔅Perintah beribadah, berserah diri & membaca al-Qur’an (Ayat 91-93)
✅ Tujuan Utama :
Menanamkan kesadaran tentang kehadiran Alloh Ta’al dalam segala aktivitas & pengetahuan-Nya yang menyeluruh.
✅ Munasabah (keterkaitan antar Surah)
Terdapat keterkaitan antara Surah an-Naml dengan Surah Asy-Syu’aro’. Di mana surah an-Naml ini melengkapi surah asy-Syu’aro’ dengan menambahkan kisah nabi-nabi yang tidak terdapat dalam surah asy-Syu’aro’, yaitu kisah Nabi Daud & Nabi Sulaiman. Dalam surah an-Naml ini juga ditambahkan tambahan uraian mengenai Nabi Luth & Nabi Musa yang keduanya diceritakan dalam surah asy-Syu’aro’.
✅ Fakta Menarik Seputar Suroh an-Naml:
▪ Basmalah
Merupakan fakta menarik bahwa dalam surah ini lafadz “Basmalah” disebut dua kali. Yaitu di permulaan surah & di ayat 30:
إِنَّهُ مِنْ سُلَيْمَانَ وَإِنَّهُ بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ (30) [النمل : 30]
“Sesungguhnya surat itu, dari SuIaiman dan Sesungguhnya (isi)nya: "Dengan menyebut nama Allah yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang.”
▪ 9 Rahasia Sukses Nabi Sulaiman AS
Syekh Amru Kholid dalam karyanya Khowatir Qur'aniyyah, Nadhrot fi Ahdaf Suwar al-Qur'an (h. 376-380), menyebutkan 9 rahasia sukses Nabi Sulaiman, sebagai berikut:
1. Tradisi Ilmiah yang kuat
Hal ini berdasar firman Alloh Ta’ala:
وَلَقَدْ آتَيْنَا دَاوُودَ وَسُلَيْمَانَ عِلْمًا وَقَالَا الْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِي فَضَّلَنَا عَلَى كَثِيرٍ مِنْ عِبَادِهِ الْمُؤْمِنِينَ (15) [النمل : 15]
“Dan Sesungguhnya Kami telah memberi ilmu kepada Daud dan Sulaiman; dan keduanya mengucapkan: "Segala puji bagi Allah yang melebihkan Kami dari kebanyakan hamba-hambanya yang beriman".
2. Regenerasi yang berkesinambungan
Hal ini berdasar firman Alloh Ta’ala:
وَوَرِثَ سُلَيْمَانُ دَاوُودَ وَقَالَ يَا أَيُّهَا النَّاسُ عُلِّمْنَا مَنْطِقَ الطَّيْرِ وَأُوتِينَا مِنْ كُلِّ شَيْءٍ إِنَّ هَذَا لَهُوَ الْفَضْلُ الْمُبِينُ (16) [النمل : 16]
“Dan Sulaiman telah mewarisi Daud, dan Dia berkata: "Hai manusia, Kami telah diberi pengertian tentang suara burung dan Kami diberi segala sesuatu. Sesungguhnya (semua) ini benar-benar suatu kurnia yang nyata".
3. Penguasaan Bahasa Asing
Hal ini berdasar firman Alloh Ta’ala:
وَوَرِثَ سُلَيْمَانُ دَاوُودَ وَقَالَ يَا أَيُّهَا النَّاسُ عُلِّمْنَا مَنْطِقَ الطَّيْرِ وَأُوتِينَا مِنْ كُلِّ شَيْءٍ إِنَّ هَذَا لَهُوَ الْفَضْلُ الْمُبِينُ (16) [النمل : 16]
“Dan Sulaiman telah mewarisi Daud, dan Dia berkata: "Hai manusia, Kami telah diberi pengertian tentang suara burung dan Kami diberi segala sesuatu. Sesungguhnya (semua) ini benar-benar suatu kurnia yang nyata".
4. Pemenuhan Sumber Daya Alam & Manusia
Hal ini berdasar firman Alloh Ta’ala:
وَوَرِثَ سُلَيْمَانُ دَاوُودَ وَقَالَ يَا أَيُّهَا النَّاسُ عُلِّمْنَا مَنْطِقَ الطَّيْرِ وَأُوتِينَا مِنْ كُلِّ شَيْءٍ إِنَّ هَذَا لَهُوَ الْفَضْلُ الْمُبِينُ (16) [النمل : 16]
“Dan Sulaiman telah mewarisi Daud, dan Dia berkata: "Hai manusia, Kami telah diberi pengertian tentang suara burung dan Kami diberi segala sesuatu. Sesungguhnya (semua) ini benar-benar suatu kurnia yang nyata".
5. Manajemen yang Baik
Hal ini berdasar firman Alloh Ta’ala:
وَحُشِرَ لِسُلَيْمَانَ جُنُودُهُ مِنَ الْجِنِّ وَالْإِنْسِ وَالطَّيْرِ فَهُمْ يُوزَعُونَ (17) [النمل : 17]
“Dan dihimpunkan untuk Sulaiman tentaranya dari jin, manusia dan burung lalu mereka itu diatur dengan tertib (dalam barisan).”
6. Latihan
Hal ini berdasar firman Alloh Ta’ala:
حَتَّى إِذَا أَتَوْا عَلَى وَادِ النَّمْلِ قَالَتْ نَمْلَةٌ يَا أَيُّهَا النَّمْلُ ادْخُلُوا مَسَاكِنَكُمْ لَا يَحْطِمَنَّكُمْ سُلَيْمَانُ وَجُنُودُهُ وَهُمْ لَا يَشْعُرُونَ (18) [النمل : 18]
“hingga apabila mereka sampai di lembah semut berkatalah seekor semut: Hai semut-semut, masuklah ke dalam sarang-sarangmu, agar kamu tidak diinjak oleh Sulaiman dan tentaranya, sedangkan mereka tidak menyadari";
7. Disiplin & Ketegasan
Hal ini berdasar firman Alloh Ta’ala:
وَتَفَقَّدَ الطَّيْرَ فَقَالَ مَا لِيَ لَا أَرَى الْهُدْهُدَ أَمْ كَانَ مِنَ الْغَائِبِينَ (20) لَأُعَذِّبَنَّهُ عَذَابًا شَدِيدًا أَوْ لَأَذْبَحَنَّهُ أَوْ لَيَأْتِيَنِّي بِسُلْطَانٍ مُبِينٍ (21) [النمل : 20 - 22]
20. dan Dia memeriksa burung-burung lalu berkata: "Mengapa aku tidak melihat hud-hud, Apakah Dia Termasuk yang tidak hadir. 21. sungguh aku benar-benar akan mengazabnya dengan azab yang keras atau benar-benar menyembelihnya kecuali jika benar-benar Dia datang kepadaku dengan alasan yang terang". (QS an-Naml)
8. Loyalitas Individu pada Misi
Hal ini berdasar firman Alloh Ta’ala:
فَمَكَثَ غَيْرَ بَعِيدٍ فَقَالَ أَحَطْتُ بِمَا لَمْ تُحِطْ بِهِ وَجِئْتُكَ مِنْ سَبَإٍ بِنَبَإٍ يَقِينٍ (22) [النمل : 22]
22. Maka tidak lama kemudian (datanglah hud-hud), lalu ia berkata: "Aku telah mengetahui sesuatu yang kamu belum mengetahuinya; dan kubawa kepadamu dari negeri Saba suatu berita penting yang diyakini.
9. Akurasi dalam menukil berita & verifikasi atasnya
Hal ini berdasar firman Alloh Ta’ala:
قَالَ سَنَنْظُرُ أَصَدَقْتَ أَمْ كُنْتَ مِنَ الْكَاذِبِينَ (27) اذْهَبْ بِكِتَابِي هَذَا فَأَلْقِهْ إِلَيْهِمْ ثُمَّ تَوَلَّ عَنْهُمْ فَانْظُرْ مَاذَا يَرْجِعُونَ (28) [النمل : 27 ، 28]
27. berkata Sulaiman: "Akan Kami lihat, apa kamu benar, ataukah kamu Termasuk orang-orang yang berdusta. 28. Pergilah dengan (membawa) suratku ini, lalu jatuhkan kepada mereka, kemudian berpalinglah dari mereka, lalu perhatikanlah apa yang mereka bicarakan".
Insya Alloh, selaku umat Nabi Muhammad Saw, jika kita mau memelajari 9 rahasia sukses Nabi Sulaiman di atas, kita pun mampu meraih kesuksesan. Ma Sya Alloh, La Quwwata illa Billah..
▪ Terdapat Satu Ayat Sajdah
Yaitu tepatnya pada ayat 26. Alloh Ta’ala berfirman :
أَلَّا يَسْجُدُوا لِلَّهِ الَّذِي يُخْرِجُ الْخَبْءَ فِي السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ وَيَعْلَمُ مَا تُخْفُونَ وَمَا تُعْلِنُونَ (25) اللَّهُ لَا إِلَهَ إِلَّا هُوَ رَبُّ الْعَرْشِ الْعَظِيمِ (26)
25. agar mereka tidak menyembah Allah yang mengeluarkan apa yang terpendam di langit dan di bumi dan yang mengetahui apa yang kamu sembunyikan dan apa yang kamu nyatakan. 26. Allah, tiada Tuhan yang disembah kecuali Dia, Tuhan yang mempunyai 'Arsy yang besar". (QS an-Naml)
✅ Hadis Yang Terkait
Surah an-Naml termasuk dalam kelompok surah al-Matsani karena jumlah ayatnya 93. Nabi Saw menegaskan bahwa surah yang termasuk dalam kelompok al-Matsani itu sebanding dengan injil :
مسند أحمد بن حنبل - (4 / 107)
))أعطيت مكان التوراة السبع وأعطيت مكان الزبور المئين وأعطيت مكان الإنجيل المثاني وفضلت بالمفصل ((تعليق شعيب الأرنؤوط : إسناده حسن
“Aku diberikan as-Sab’u ath-Thiwal yang kedudukannya sebanding dengan Taurot. Al-Miun yang kedudukannya sebanding dengan Zabur. Al-Matsani yang kedudukannya sebanding dengan injil. Dan aku diberikan keunggulan dengan al-Mufashshol”.Hr Ahmad, Abu Dawud ath-Thoyalisi, al-Baihaqi & ath-Thobroni.
Mari berdoa
اللّهُمَّ ثَبِّتِ الْقُرْاَنَ وَالْعِلْمَ فِيْ صُدُوْرِنَا وَوَفِّقْنَا لِلْعَمَلِ بِهِمَا
(Ya Alloh Tetapkanlah al-Qur'an & ilmu pengetahuan dalam hati kami. Dan beri kami Taufiq (pertolongan) untuk mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari).
امين. يا مجيب السائلين
(MAMM)
Komentar
Posting Komentar