Seri Mengenal al-Qur'an - 14 Ibrohim



بسم الله الرحمن الرحيم

Pertemuan Ke-14, Sabtu, 25 Agustus 2018 M/13 Dzul Hijjah 1439 H.

SMQ 14: Ibrohim

✅ Sebab Penamaan
Dinamakan surah Ibrohim karena surah ini menceritakan kisah Nabi Ibrohim AS, terutama doa-doa beliau. Meskipun kisah tentang beliau ini juga terdapat di beberapa surah yang lain.
Beliau lahir sekitar tahun 2893 sebelum Hijrah di Ur, Kaldea. Sebuah kota sebelah barat sungai Furat (Efrat) di Mesopotomia (Irak). Beliau dipandang sebagai cikal bakal ras Arob & Yahudi, masing-masing dari Nabi Ismail & Nabi Ishaq. Beliau seorang yang hanif, jauh dari syirik & kesesatan. Alloh telah memberi beliau gelar kholilulloh (QS an-Nisa’ ayat 125). Nabi Ibrohim meninggal dunia sekitar tahun 2818 sebelum Hijrah. Makam beliau terdapat di kota al-Khalil, Palestina.

✅ Tergolong Surah Makiyyah (turun sebelum periode Hijrah Nabi Ke Madinah). Kecuali ayat 28 & 29 yang menurut sebagian ulama dikategorikan Madaniyyah.

✅ Turun setelah Surah Nuh

✅ Termasuk Surah al-Matsani (Surah yang jumlah ayatnya kurang dari seratus & bukan termasuk al-Mufashshol).

✅ Lokasi : Pada Juz 13

✅ Jumlah Ayat 52

✅ No Urut 14 dalam Mushaf

✅ Isi Pokok Suroh Ibrohim : 
1. Keimanan : Al-Qur’an adalah pembimbing manusia ke jalan Alloh. Segala sesuatu dalam alam ini kepunyaan Alloh. Keingkaran manusia terhadap Alloh tidaklah mengurangi kesempurnaan-Nya. Nabi-nabi membawa mukjizat atas izin Alloh semata. Alloh kuasa mematikan manusia & membangkitkannya kembali. Ilmu Alloh meliputi yang lahir & yang bathin.
2. Hukum-Hukum : Perintah mendirikan sholat & menafkahkan sebagian harta, baik secara rahasia maupun terang-terangan.
3. Kisah-Kisah: Di samping kisah Nabi Ibrohim AS juga disebutkan kisah Nabi Musa AS dengan kaumnya. Disebutkan pula beberapa contoh kaum yang mendustakan para Rosul, diantaranya yaitu Kaumnya Nabi Nuh, Kaum ‘Ad, & Kaum Tsamud.

✅ Tujuan Utama : memantapkan akidah tauhid serta menysukuri aneka nikmat Alloh Swt. Sebagaimana Nabi Ibrohim AS yang mampu menampilkan teladan yang indah sebagai orang yang telah merasakan nikmat Alloh yang sempurna & melaksanakan kewajiban mensyukurinya.

✅ Topik-Topik Berdasar Penggalan Ayat Secara Terperinci :
🔅 Al-Qur’an penuntun ke jalan yang benar (Ayat 1-4)
🔅 Nabi Musa & Dakwahnya (Ayat 5-7)
🔅 Sikap manusia terhadap para Rosul (Ayat 8-12)
🔅 Hukuman bagi kaum yang menolak kebenaran (Ayat 13-18)
🔅 Hujatan pengikut terhadap pemimpin yang sombong di hadapan Alloh (Ayat 19-23)
🔅 Perumpamaan kebenaran & kebathilan (Ayat 24-27)
🔅 Akibat kufur & syirik (Ayat 28-30)
🔅 Perintah melaksanakan sholat & berinfaq (Ayat 28-31)
🔅 Bukti keberadaan Alloh melalui nikmat-Nya (Ayat 32-34)
🔅 Doa Nabi Ibrohim AS (Ayat 35-41)
🔅 Orang Dholim pasti mendapat Adzab (Ayat 42-45)
🔅 Tipu daya orang kafir pasti gagal (Ayat 46-52)

✅ Munasabah (keterkaitan antar Surah)
Terdapat keterkaitan antara Surah Ibrohim dengan Surah ar-Ro’du. Pada surah ar-Ro’du disebutkan bahwa al-Qur’an diturunkan dengan haq.
المر تِلْكَ آيَاتُ الْكِتَابِ وَالَّذِي أُنْزِلَ إِلَيْكَ مِنْ رَبِّكَ الْحَقُّ وَلَكِنَّ أَكْثَرَ النَّاسِ لَا يُؤْمِنُونَ
_ “Alif laam miim raa. ini adalah ayat-ayat Al kitab (Al Quran). dan kitab yang diturunkan kepadamu daripada Tuhanmu itu adalah benar: akan tetapi kebanyakan manusia tidak beriman (kepadanya)”_ (QS. ar-Ro’du: Ayat 1)
Adapun pada surah Ibrohim ini dijelaskan lebih detail hikmah diturunkannya al-Qur’an itu. Firman Alloh Ta’ala :
الر كِتَابٌ أَنْزَلْنَاهُ إِلَيْكَ لِتُخْرِجَ النَّاسَ مِنَ الظُّلُمَاتِ إِلَى النُّورِ بِإِذْنِ رَبِّهِمْ إِلَى صِرَاطِ الْعَزِيزِ الْحَمِيد
“Alif, laam raa. (ini adalah) kitab yang Kami turunkan kepadamu supaya kamu mengeluarkan manusia dari gelap gulita kepada cahaya terang benderang dengan izin Tuhan mereka, (yaitu) menuju jalan Tuhan yang Maha Perkasa lagi Maha Terpuji.” (QS. Ibrohim : Ayat1)

✅ Fakta Menarik Seputar Suroh Ibrohim :
▪ Cara Mengikat Nikmat Dengan Tepat
Tepatnya pada ayat ke-7 dari Surah Ibrohim ini. Alloh Ta’ala memberitahukan kepada kita cara tepat mengikat nikmat, yaitu dengan syukur. Syukur akan mengikat nikmat yang sudah di dapat bahkan akan mampu menarik nikmat-nikmat yang lainnya. Alloh Ta’ala berfirman :
 وَإِذْ تَأَذَّنَ رَبُّكُمْ لَئِن شَكَرْتُمْ لأَزِيدَنَّكُمْ وَلَئِن كَفَرْتُمْ إِنَّ عَذَابِي لَشَدِيدٌ
”Dan (ingatlah juga), tatkala Tuhanmu memaklumkan; "Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), Maka Sesungguhnya azab-Ku sangat pedih.”  (QS Ibrohim : Ayat 7)
▪ Khutbah Setan
Terdapat pada surah Ibrohim ayat 22, khutbah setan di hari Qiyamat nanti. Di mana ia berlepas diri dari kesalahan-kesalahan pengikutnya. Bunyi ayat tersebut sebagai berikut:
وَقَالَ الشَّيْطَانُ لَمَّا قُضِيَ الأَمْرُ إِنَّ اللَّهَ وَعَدَكُمْ وَعْدَ الْحَقِّ وَوَعَدتُّكُمْ فَأَخْلَفْتُكُمْ وَمَا كَانَ لِيَ عَلَيْكُم مِّن سُلْطَانٍ إِلاَّ أَن دَعَوْتُكُمْ فَاسْتَجَبْتُمْ لِي فَلاَ تَلُومُونِي وَلُومُواْ أَنفُسَكُم مَّا أَنَاْ بِمُصْرِخِكُمْ وَمَا أَنتُمْ بِمُصْرِخِيَّ إِنِّي كَفَرْتُ بِمَآ أَشْرَكْتُمُونِ مِن قَبْلُ إِنَّ الظَّالِمِينَ لَهُمْ عَذَابٌ أَلِيمٌ
”Dan berkatalah syaitan tatkala perkara (hisab) telah diselesaikan: "Sesungguhnya Allah telah menjanjikan kepadamu janji yang benar, dan akupun telah menjanjikan kepadamu tetapi aku menyalahinya. sekali-kali tidak ada kekuasaan bagiku terhadapmu, melainkan (sekedar) aku menyeru kamu lalu kamu mematuhi seruanku, oleh sebab itu janganlah kamu mencerca aku akan tetapi cercalah dirimu sendiri. aku sekali-kali tidak dapat menolongmu dan kamupun sekali-kali tidak dapat menolongku. Sesungguhnya aku tidak membenarkan perbuatanmu mempersekutukan aku (dengan Allah) sejak dahulu". Sesungguhnya orang-orang yang zalim itu mendapat siksaan yang pedih.” (QS. Ibrohim : Ayat 22)
Maka sungguh sangat rugi kalau di dunia ada orang-orang yang mendaftarkan dirinya sebagai pengikut setan. Naudzu billah min dzalik.
▪ Menghitung Nikmat???
Menarik untuk mencermati kata nikmat pada Surah Ibrohim ayat 34 ini.
وَآتَاكُم مِّن كُلِّ مَا سَأَلْتُمُوهُ وَإِن تَعُدُّواْ نِعْمَتَ اللَّهِ لاَ تُحْصُوهَا إِنَّ الإِنسَانَ لَظَلُومٌ كَفَّارٌ
”Dan Dia telah memberikan kepadamu (keperluanmu) dan segala apa yang kamu mohonkan kepadanya. dan jika kamu menghitung nikmat Allah, tidaklah dapat kamu menghinggakannya. Sesungguhnya manusia itu, sangat zalim dan sangat mengingkari (nikmat Allah)” .
Ternnyata lafadz nikmat disebutkan dalam bentuk tunggal bukan jamak. Terkandung kesan mendalam bahwa jika kita berusaha mengitung faedah dari satu nikmat saja maka kita tidak akan mampu melakukannya. Karenanya wajar jika nikmat Alloh itu tak terbatas. Syekh Ali bin Nayif as-Syahud bahkan mengatakan :
المفصل في موضوعات سور القرآن - (1 / 622)
ويقرر السياق أن الإنسان في عمومه لا يشكر النعمة حق الشكر
“redaksi ayat menunjukkan bahwa manusia pada umumya tidak mampu bersyukur walau atas  satu nikmat saja dengan sebenar-benar syukur”.
▪ “Doa-Doa Indah Nabi Ibrohim AS”
Pada QS Ibrohim ini terdapat rangkaian doa-doa indah dari Sang Kholilulloh ini. mulai dari ayat 35 hingga ayat 41. Doa-doa tersebut bisa kita teladani dalam kehidupan sehari-hari, yaitu :
🤲 “Doa Agar Negara Aman Sentosa & Anak keturunan selamat akidahnya”
 وَإِذْ قَالَ إِبْرَاهِيمُ رَبِّ اجْعَلْ هَذَا الْبَلَدَ آمِنًا وَاجْنُبْنِي وَبَنِيَّ أَن نَّعْبُدَ الأَصْنَامَ
“dan (ingatlah), ketika Ibrahim berkata: "Ya Tuhanku, Jadikanlah negeri ini (Mekah), negeri yang aman, dan jauhkanlah aku beserta anak cucuku daripada menyembah berhala-berhala.” (QS Ibrohim : Ayat 35)
🤲 Doa Agar Anak Cucu mendapatkan rizki yang berlimpah lagi barokah
(القرآن الكريم) - (1 / 192)
رَّبَّنَا إِنِّي أَسْكَنتُ مِن ذُرِّيَّتِي بِوَادٍ غَيْرِ ذِي زَرْعٍ عِندَ بَيْتِكَ الْمُحَرَّمِ رَبَّنَا لِيُقِيمُواْ الصَّلاَةَ فَاجْعَلْ أَفْئِدَةً مِّنَ النَّاسِ تَهْوِي إِلَيْهِمْ وَارْزُقْهُم مِّنَ الثَّمَرَاتِ لَعَلَّهُمْ يَشْكُرُونَ (37)
“Ya Tuhan Kami, Sesungguhnya aku telah menempatkan sebahagian keturunanku di lembah yang tidak mempunyai tanam-tanaman di dekat rumah Engkau (Baitullah) yang dihormati, Ya Tuhan Kami (yang demikian itu) agar mereka mendirikan shalat, Maka Jadikanlah hati sebagian manusia cenderung kepada mereka dan beri rezkilah mereka dari buah-buahan, Mudah-mudahan mereka bersyukur.” (QS Ibrohim : Ayat 37)
🤲 Doa Agar Diri Sendiri & Keluarga komitmen dengan perintah Sholat
(القرآن الكريم) - (1 / 192)
 رَبِّ اجْعَلْنِي مُقِيمَ الصَّلاَةِ وَمِن ذُرِّيَّتِي رَبَّنَا وَتَقَبَّلْ دُعَاء
“Ya Tuhanku, Jadikanlah aku dan anak cucuku orang-orang yang tetap mendirikan shalat, Ya Tuhan Kami, perkenankanlah doaku.” (QS. Ibrohim : Ayat 40)
🤲 Doa Mohon ampun (Istighfar) untuk diri sendiri, kedua orang tua & seluruh kaum mukmin
 رَبَّنَا اغْفِرْ لِي وَلِوَالِدَيَّ وَلِلْمُؤْمِنِينَ يَوْمَ يَقُومُ الْحِسَابُ
“Ya Tuhan Kami, beri ampunlah aku dan kedua ibu bapaku dan sekalian orang-orang mukmin pada hari terjadinya hisab (hari kiamat)".  (QS. Ibrohim : Ayat 41)

✅ Hadis Yang Terkait
صحيح مسلم ـ مشكول وموافق للمطبوع - (1 / 132)
520 - حَدَّثَنِى يُونُسُ بْنُ عَبْدِ الأَعْلَى الصَّدَفِىُّ أَخْبَرَنَا ابْنُ وَهْبٍ قَالَ أَخْبَرَنِى عَمْرُو بْنُ الْحَارِثِ أَنَّ بَكْرَ بْنَ سَوَادَةَ حَدَّثَهُ عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ جُبَيْرٍ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عَمْرِو بْنِ الْعَاصِ أَنَّ النَّبِىَّ -صلى الله عليه وسلم- تَلاَ قَوْلَ اللَّهِ عَزَّ وَجَلَّ فِى إِبْرَاهِيمَ ( رَبِّ إِنَّهُنَّ أَضْلَلْنَ كَثِيرًا مِنَ النَّاسِ فَمَنْ تَبِعَنِى فَإِنَّهُ مِنِّى) الآيَةَ.
وَقَالَ عِيسَى عَلَيْهِ السَّلاَمُ ( إِنْ تُعَذِّبْهُمْ فَإِنَّهُمْ عِبَادُكَ وَإِنْ تَغْفِرْ لَهُمْ فَإِنَّكَ أَنْتَ الْعَزِيزُ الْحَكِيمُ) فَرَفَعَ يَدَيْهِ وَقَالَ « اللَّهُمَّ أُمَّتِى أُمَّتِى ». وَبَكَى فَقَالَ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ يَا جِبْرِيلُ اذْهَبْ إِلَى مُحَمَّدٍ وَرَبُّكَ أَعْلَمُ فَسَلْهُ مَا يُبْكِيكَ فَأَتَاهُ جِبْرِيلُ - عَلَيْهِ الصَّلاَةُ وَالسَّلاَمُ - فَسَأَلَهُ فَأَخْبَرَهُ رَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- بِمَا قَالَ. وَهُوَ أَعْلَمُ. فَقَالَ اللَّهُ يَا جِبْرِيلُ اذْهَبْ إِلَى مُحَمَّدٍ فَقُلْ إِنَّا سَنُرْضِيكَ فِى أُمَّتِكَ وَلاَ نَسُوءُكَ.
Terdapat riwayat dalam Shohih Muslim dari Shohabat Abdulloh bin Amr bin Ash ra. Bahwa Nabi Muhammad Saw membaca ayat 36 dari Surah Ibrohim ini. Yaitu ayat yang berbunyi :
 رَبِّ إِنَّهُنَّ أَضْلَلْنَ كَثِيرًا مِّنَ النَّاسِ فَمَن تَبِعَنِي فَإِنَّهُ مِنِّي وَمَنْ عَصَانِي فَإِنَّكَ غَفُورٌ رَّحِيمٌ
“Ya Tuhanku, Sesungguhnya berhala-berhala itu telah menyesatkan kebanyakan daripada manusia, Maka Barangsiapa yang mengikutiku, Maka Sesungguhnya orang itu Termasuk golonganku, dan Barangsiapa yang mendurhakai Aku, Maka Sesungguhnya Engkau, Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” (QS. Ibrohim : Ayat 36)
Sementara Nabi Isa AS berkata :
( إِنْ تُعَذِّبْهُمْ فَإِنَّهُمْ عِبَادُكَ وَإِنْ تَغْفِرْ لَهُمْ فَإِنَّكَ أَنْتَ الْعَزِيزُ الْحَكِيمُ)
“jika Engkau menyiksa mereka, Maka Sesungguhnya mereka adalah hamba-hamba Engkau, dan jika Engkau mengampuni mereka, Maka Sesungguhnya Engkaulah yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.” (QS. al-Maidah : Ayat 118)
Maka beliau (Rosululloh Muhammad Saw) mengangkat kedua tangan beliau seraya menyebut: “Ya Alloh, Umatku, umatku”.  Beliau menangis. Alloh kemudian berfirman kepada malaikat Jibril : ((Wahai Jibril, temui Muhammad. Tanyakan kepadanya. Dan Tuhanmu Dzat Yang Maha Tahu. Tanyakan kepadanya : “Apa yang membuatmu menangis?”.)). Maka malaikat Jibril menemui Nabi Muhammad Saw & bertanya kepada beliau. Maka Nabi memberitahu kepada Malaikat Jibril apa yang sudah beliau sampaikan. Maka Alloh berfirman kepada malaikat Jibril :((Wahai Jibril, temui Muhammad & sampaikan kepadanya. Sungguh kami ridho terhadapmu dalam urusan umatmu & kami tidak berbuat buruk kepadamu (dalam hal umatmu) )). Wallohu A’lam.

Mari berdoa :
اللّهُمَّ ثَبِّتِ الْقُرْاَنَ وَالْعِلْمَ فِيْ صُدُوْرِنَا وَوَفِّقْنَ لِلْعَمَلِ بِهِمَا
(Ya Alloh Tetapkanlah al-Qur'an & ilmu pengetahuan dalam hati kami. Dan beri kami Taufiq (pertolongan) untuk mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari).
 امين. يا مجيب السائلين
(MAMM)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Seri Mengenal al-Qur'an - 27 an-Naml

Seri Mengenal al-Qur'an - 28 al-Qosos