Postingan

Menampilkan postingan dari September, 2017

Generasi Al Quran, Generasi Pemimpin

Generasi Al Quran, Generasi Pemimpin Oleh Ust. Asep Sobari, Lc Tema-tema dalam Al Quran tidak hanya ibadah, tidak! Sangat kaya raya, luar biasa. Al Quran berbicara kehidupan dalam arti seutuhnya. Apabila kita rangkum, bisa dikatakan bagaimana menjalani kehidupan dengan membentuk hubungan yang tepat dan benar sesuai petunjuk Allah dalam lima hal: Manusia dengan Allah Posisi manusia sebagai makhluk dan Allah sebagai khaliknya, maka hubungan yang harus dibangun adalah manusia menghambakan diri kepada sang Khalik. "Wamaa khalaqtul jinna wal insa illaa liya'budu". Hubungan manusia dengan Allah penciptanya adalah ibadah, dan hanya kepada Allah kita menghamba. Itu inti dari tauhid. Manusia dengan Manusia Hubungan sesama manusia harus dibangun dengan adil dan ihsan. Manusia dengan Alam Alam sebagai material, sebagai bahan, hubungannya adalah sebagai taskhir, "wasakhkhara lakum maa fil ardhi jamii'a." Taskhir adalah bahwa semua yang diciptakan Allah d...

Ini Bahuku Tempatmu Bersandar

Ini Bahuku Tempatmu Bersandar Oleh Ustadz Afri Rasulullah SAW bersabda: “keimanan yang paling sempurna imannya adalah yang paling bagus akhlaknya.” Muslim sejati adalah seseorang yang teman-teman, saudara, dll dari sifat menyakiti dan mencela. Islam merupakan akhlak yang baik, yaitu akhlak dengan Allah, akhlak dengan malaikat, akhlak dengan orangtua, akhlak dengan diri sendiri dll. 1.Yang terbaik diantara kalian adalah yang terbaik kepada istrinya, tidak ada suami yang sempurna selain nabi Muhammad SAW. Dalam surat Al-Baqarah ayat 228 yang artinya “ dan teruntuk mereka (perempuan) berhak mendapatkan hal yang sama persis sikap dan perlakuan dihadapannya.” Dan bagi perempuan berhak mendapatkan sesuatu yang sama dengan apa yang mereka berikan. Abdullah Bin Abbas berkata suami diwajibkan berhias sebagaimana istrinya memperindah diri dihadapannya. Antara hal yang diharamkan Allah yaitu mengubur anak perempuan. Perempuan diberikan kesempatan untuk mengembangkan potensinya tapi ada prin...

MPKiK - Urgensi Ilmu dan Memahami Agama

Menata Pemahaman Keislaman Kita (MPKiK) - Urgensi Ilmu dan Memahami Agama (alfiqhufiddin) Oleh Ust. Mudzoffar Jufri Ilmu adalah prioritas utama dari lainnya. Allah berfirman dalam surah az Zumar - 9: apakah sama orang-orang yang berilmu dengan yang tidak? Ilmu apa yang dimaksud? Ilmu yang mengantarkan pada keimanan. Dzikrullah yang digabung dengan tafakur (Ulul Albab). Hasilnya adalah takut kepada Allah. Apakah hanya ilmu fiqh, ibadah, halal-haram? Jawabannya tidak.Ali Imran 190-191 menegaskan itu, bahkan ayat itu tidak menyebutkan ilmu syar'i, tetapi ilmu alam. Mereka senantiasa bertafakur, memikirkan ciptaan di langit dan bumi hingga mencapai kesimpulan "Wahai Rabb kami, tidaklah Engkau menciptakan semua ini sia-sia. Mahasuci Engkau, lindungilah kami dari azab neraka."  Kita tidak mendikotomikan ilmu syar'i berupa ilmu akhirat dan ilmu dunia. Selama ilmu yang dimiliki itu benar, bermanfaat untuk dirinya maupun orang lain untuk bisa beribadah dengan benar, misa...

Cabang-cabang Keimanan - Tebarkanlah Salam di Antara Muslim

Cabang-cabang Keimanan - Tebarkanlah Salam di Antara Muslim Ust. Bahrul Ulum, MPI Bismillah Dr. Jamal, murid Pak Natsir dari Malaysia menceritakan Pak Natsir sebelum bergabung dalam pemerintahan. Beliau sudah membuat pembinaan-pembinaan yang luput dari pembinaan kyai-kyai pada saat itu. Saat itu kyai-kyai NU lebih memusatkan pada penjelasan menyangkal komunisme dan syiah. Beliau melakukan pembinaan kecil non-formal hingga berbuah aktivis-aktivis Islam yang tersebar di DDI, Persis, Masyumi, dll. Mereka mewarnai keislaman di Indonesia di berbagai bidang. Pelajaran yang bisa dipetik dari kisah tersebut adalah perlunya membangun komunitas mulai saat ini, membentuk jaringan untuk bergerak bersama membina umat. Coba bayangkan, kalau tidak ada pembinaan-pembinaan yang dilakukan oleh Pak Natsir, Kyai Hasyim Asy'ary, dan ustad-ustad lain, mungkin saat ini kita akan merasakan kesusahan dalam mengamalkan Islam. --- Sesama Muslim berkumpul karena cintanya kepada Allah. Bukti dari ci...