Seri Mengenal al-Qur'an - 20 Toha
بسم الله الرحمن الرحيم
SMQ 20 : Toha
✅ Sebab Penamaan
Dinamakan Surah Thoha karena ayat pertama surah ini diawali dengan dua huruf Hijaiyyah, Tha & Ha. Huruf tersebut merupakan pemberitahuan Alloh kepada orang-orang yang membacanya, bahwa sesudah huruf itu akan dikemukakan hal-hal yang sangat penting diketahui. Adapun setelah huruf Thoha ini dijelaskan bahwa al-Qur’an diturunkan bukanlah untuk menyusahkan manusia, tetapi justeru berisi peringatan bagi manusia & berasal dari Tuhan yang Maha Penyayang. Thoha, menurut sebagian ulama juga menjadi salah satu nama dari Nabi Muhammad Saw.
✅ Nama-Nama Lain :
Dalam Tafsir al-Lubab, Prof Quraish Shihab menyebutkan adanya sebagian ulama yang menyebut nama surah ini dengan surah al-Kalim, artinya mitra bicara. Yang dimaksud di sini adalah Nabi Musa AS ketika menerima wahyu & “mendengar” firman-firman Alloh secara langsung, tanpa perantara malaikat. Dan memang dalam surah ini cukup banyak uraian tentang Nabi Musa AS. Antara lain tentang firman Alloh yang beliau terima dalam perjalanan beliau bersama keluarganya dari Madyan menuju ke Mesir.
✅ Tergolong Surah Makiyyah
(Turun sebelum periode Hijrah Nabi ke Madinah)
✅ Termasuk Surah al-Mi’un
(Surah yang jumlah ayatnya mencapai ratusan).
✅ Lokasi : Pada Juz 16
✅ Jumlah Ayat 135
✅ No Urut 20 dalam Mushaf
✅ Turun setelah surah Maryam
✅ Isi Pokok Suroh Thoha
1. Keimanan :
Penjelasan mengenai pokok-pokok keimanan kepada Alloh, al-Qur’an, Rosul & Hari kemudian.
2. Hukum-Hukum :
Beberapa perintah kepada Nabi Muhammad seperti sabar menghadapi penolakan orang-orang kafir, mendidik keluarga untuk mengerjakan sholat & mempersilahkan orang-orang kafir menunggu ketentuan Alloh pada hari kemudian.
3. Kisah-Kisah:
Kisah Nabi Musa AS & kisah Nabi Harus AS dalam menghadapi Fir’aun & Bani Isroil. Kisah Nabi Adam AS, Malaikat & Iblis.
✅ Topik-Topik Berdasar Penggalan Ayat Secara Terperinci :
🔅 Al-Qur’an diturunkan sebagai peringatan bagi manusia (Ayat 1-8)
🔅 Nabi Musa AS menerima wahyu pertama (Ayat 9-16)
🔅Dua Mukjizat Nabi Musa AS (Ayat 17-23)
🔅 Dakwah Nabi Musa AS kepada Fir’aun & Permohonan beliau kepada Alloh (Ayat 24-35)
🔅 Nikmat Alloh kepada Nabi Musa AS sejak kecil (Ayat 36-41)
🔅 Nabi Musa & Nabi Harun diperintahkan menghadapi Fir’aun (Ayat 42-48)
🔅 Dilaog antara Fir’aun & Nabi Musa AS (Ayat 49-55)
🔅 Tantangan Fir’aun terhadap Dakwah Nabi Musa (Ayat 56-59)
🔅 Persiapan Fir’aun menghadapi Nabi Musa (Ayat 60-64)
🔅 Nabi Musa AS mengalahkan para ahli sihir (Ayat 65-69)
🔅 Para Ahli Sihir Fir’aun menjadi orang-orang beriman (Ayat 70-76)
🔅 Kehancuran Fir’aun & Pembebasan Bani Isroil (Ayat 77-82)
🔅 Teguran Alloh kepada Nabi Musa (Ayat 83-84)
🔅 Pengkhianatan Samiri (Ayat 85-91)
🔅 Teguran Nabi Musa AS kepada Nabi Harun AS (Ayat 92-94)
🔅 Kemarahan Nabi Musa AS terhadap Samiri (Ayat 95-96)
🔅 Balasan yang ditimpakan kepada Samiri (Ayat 97-98)
🔅 Kisah Umat terdahulu & berita tentang hari kiamat merupakan peringatan bagi manusia (Ayat 99-104)
🔅 Keadaan pada hari kiamat (Ayat 105-112)
🔅 Ancaman & peringatan dalam al-Qur’an (Ayat 113-114)
🔅 Kisah Nabi Adam AS & Pembangkangan Iblis (Ayat 115-123)
🔅 Hukuman bagi orang yang berpaling dari Alloh (Ayat 124-127)
🔅 Peringatan kepada orang kafir & petunjuk kepada Nabi Muhammad Saw (Ayat 128-132)
🔅 Tuntutan Orang kafir & peringatan terhadap mereka (Ayat 133-135)
✅ Tujuan Utama :
Peringatan tentang jatuhnya ancaman Alloh terhadap para pembangkang & menegaskan bahwa pedoman agama merupakan jalan menuju kebahagiaan.
✅ Munasabah (keterkaitan antar Surah)
Terdapat keterkaitan antara Surah Thoha dengan Surah Maryam. Di akhir surah Maryam dijelaskan bahwa al-Qur’an diturunkan dalam bahasa Arab sebagai kabar gembira bagi orang yang bertaqwa & peringatan bagi orang yang ingkar. Sedangkan bagian awal surah Thoha menerangkan & menguatkan kembali hal itu.
✅ Fakta Menarik Seputar Suroh Thoha:
▪ Kata “Kesengsaraan/Susah/Celaka”, Syaqiya-Yasyqo (شقى- يشقى)
Kata kesengsaraan Syaqiya-Yasyqo (شقى- يشقى) & derivasinya terulang sebanyak tiga kali pada surah ini. yaitu :
1. Pada Ayat 2 :
مَا أَنزَلْنَا عَلَيْكَ الْقُرْآنَ لِتَشْقَى
"Kami tidak menurunkan Al Quran ini kepadamu agar kamu menjadi susah".
2. Pada Ayat 117 :
فَقُلْنَا يَا آدَمُ إِنَّ هَذَا عَدُوٌّ لَّكَ وَلِزَوْجِكَ فَلا يُخْرِجَنَّكُمَا مِنَ الْجَنَّةِ فَتَشْقَى
"Maka Kami berkata: "Hai Adam, Sesungguhnya ini (iblis) adalah musuh bagimu dan bagi isterimu, Maka sekali-kali janganlah sampai ia mengeluarkan kamu berdua dari surga, yang menyebabkan kamu menjadi celaka".
3. Pada Ayat 123 :
قَالَ اهْبِطَا مِنْهَا جَمِيعًا بَعْضُكُمْ لِبَعْضٍ عَدُوٌّ فَإِمَّا يَأْتِيَنَّكُم مِّنِّي هُدًى فَمَنِ اتَّبَعَ هُدَايَ فَلا يَضِلُّ وَلا يَشْقَى
"Turunlah kamu berdua dari surga bersama-sama, sebagian kamu menjadi musuh bagi sebagian yang lain. Maka jika datang kepadamu petunjuk daripada-Ku, lalu Barangsiapa yang mengikut petunjuk-Ku, ia tidak akan sesat dan tidak akan celaka".
Terkandung pesan bahwa siapapun yang mengikuti ajaran Alloh & berpegang teguh padanya maka dia akan jauh dari kesengsaraan & mendapatkan kebahagiaan dunia & akhiratnya.
▪ Adz-Dzikru wa an-Nisyan (الذكر والنسيان)
Menarik juga untuk dicermati, sebagaimana disebutkan oleh Syekh Muhammad al-Ghozali dalam “Nahwa Tafsir Maudhu’I Lisuwar al-Qur’an, (halaman : 248)”. Bahwa pesan untuk senantiasa mengingat Alloh & tidak melupakan-Nya, terdapat di 10 tempat pada surah Thoha ini, yaitu :
✨ Ayat 2-3
مَا أَنْزَلْنَا عَلَيْكَ الْقُرْآنَ لِتَشْقَى (2) إِلَّا تَذْكِرَةً لِمَنْ يَخْشَى (3) [طه : 2 -3]
"(2) Kami tidak menurunkan Al Quran ini kepadamu agar kamu menjadi susah. (3)Tetapi sebagai peringatan bagi orang yang takut (kepada Allah)".
✨ Ayat 14
إِنَّنِي أَنَا اللَّهُ لَا إِلَهَ إِلَّا أَنَا فَاعْبُدْنِي وَأَقِمِ الصَّلَاةَ لِذِكْرِي (14) [طه : 14]
"(14)Sesungguhnya aku ini adalah Allah, tidak ada Tuhan (yang hak) selain Aku, Maka sembahlah aku dan dirikanlah shalat untuk mengingat aku".
✨ Ayat 32-35
وَأَشْرِكْهُ فِي أَمْرِي (32) كَيْ نُسَبِّحَكَ كَثِيرًا (33) وَنَذْكُرَكَ كَثِيرًا (34) إِنَّكَ كُنْتَ بِنَا بَصِيرًا (35) [طه : 32 - 35]
_"(32)Dan jadikankanlah Dia sekutu dalam urusanku, (33) Supaya Kami banyak bertasbih kepada Engkau, (34) Dan banyak mengingat Engkau. (35) Sesungguhnya Engkau adalah Maha melihat (keadaan) kami".
✨ Ayat 42
اذْهَبْ أَنْتَ وَأَخُوكَ بِآيَاتِي وَلَا تَنِيَا فِي ذِكْرِي [طه : 42]
"(42) Pergilah kamu beserta saudaramu dengan membawa ayat-ayat-Ku, dan janganlah kamu berdua lalai dalam mengingat-Ku".
✨ Ayat 44
فَقُولَا لَهُ قَوْلًا لَيِّنًا لَعَلَّهُ يَتَذَكَّرُ أَوْ يَخْشَى [طه : 44]
"(44) Maka berbicaralah kamu berdua kepadanya dengan kata-kata yang lemah lembut, Mudah-mudahan ia ingat atau takut".
✨ Ayat 52
قَالَ عِلْمُهَا عِنْدَ رَبِّي فِي كِتَابٍ لَا يَضِلُّ رَبِّي وَلَا يَنْسَى [طه : 52]
"(52) Musa menjawab: Pengetahuan tentang itu ada di sisi Tuhanku, di dalam sebuah kitab, Tuhan Kami tidak akan salah dan tidak (pula) lupa."
✨ Ayat 88
فَأَخْرَجَ لَهُمْ عِجْلًا جَسَدًا لَهُ خُوَارٌ فَقَالُوا هَذَا إِلَهُكُمْ وَإِلَهُ مُوسَى فَنَسِيَ [طه : 88]
"(88) Kemudian Samiri mengeluarkan untuk mereka (dari lobang itu) anak lembu yang bertubuh dan bersuara, Maka mereka berkata: "Inilah Tuhanmu dan Tuhan Musa, tetapi Musa telah lupa".
✨ Ayat 99 -100
كَذَلِكَ نَقُصُّ عَلَيْكَ مِنْ أَنْبَاءِ مَا قَدْ سَبَقَ وَقَدْ آتَيْنَاكَ مِنْ لَدُنَّا ذِكْرًا (99) مَنْ أَعْرَضَ عَنْهُ فَإِنَّهُ يَحْمِلُ يَوْمَ الْقِيَامَةِ وِزْرًا (100) [طه : 99 ، 100]
"(99) Demikianlah Kami kisahkan kepadamu (Muhammad) sebagian kisah umat yang telah lalu, dan Sesungguhnya telah Kami berikan kepadamu dari sisi Kami suatu peringatan (Al Quran). (100) Barangsiapa berpaling dari pada Al qur'an Maka Sesungguhnya ia akan memikul dosa yang besar di hari kiamat."
✨ Ayat 113
وَكَذَلِكَ أَنْزَلْنَاهُ قُرْآنًا عَرَبِيًّا وَصَرَّفْنَا فِيهِ مِنَ الْوَعِيدِ لَعَلَّهُمْ يَتَّقُونَ أَوْ يُحْدِثُ لَهُمْ ذِكْرًا [طه : 113]
"(113) Dan Demikianlah Kami menurunkan Al Quran dalam bahasa Arab, dan Kami telah menerangkan dengan berulang kali, di dalamnya sebahagian dari ancaman, agar mereka bertakwa atau (agar) Al Quran itu menimbulkan pengajaran bagi mereka".
✨ Ayat 115
وَلَقَدْ عَهِدْنَا إِلَى آدَمَ مِنْ قَبْلُ فَنَسِيَ وَلَمْ نَجِدْ لَهُ عَزْمًا (115) [طه : 115]
"(115) Dan Sesungguhnya telah Kami perintahkan kepada Adam dahulu, Maka ia lupa (akan perintah itu), dan tidak Kami dapati padanya kemauan yang kuat".
Setelah menyebutkan 10 tempat tentang lupa & lalai di atas, kemudian di akhiri dengan pesan utama kepada seluruh umat manusia, yang menunjukkan buah melupakan atau mengingat Alloh baik di dunia maupun di akhirat, yaitu :
Pada ayat 124-126
وَمَنْ أَعْرَضَ عَنْ ذِكْرِي فَإِنَّ لَهُ مَعِيشَةً ضَنْكًا وَنَحْشُرُهُ يَوْمَ الْقِيَامَةِ أَعْمَى (124) قَالَ رَبِّ لِمَ حَشَرْتَنِي أَعْمَى وَقَدْ كُنْتُ بَصِيرًا (125) قَالَ كَذَلِكَ أَتَتْكَ آيَاتُنَا فَنَسِيتَهَا وَكَذَلِكَ الْيَوْمَ تُنْسَى (126) [طه : -124126]
_"(124) Dan Barangsiapa berpaling dari peringatan-Ku, Maka Sesungguhnya baginya penghidupan yang sempit, dan Kami akan menghimpunkannya pada hari kiamat dalam Keadaan buta". _
(125) Berkatalah ia: "Ya Tuhanku, mengapa Engkau menghimpunkan aku dalam Keadaan buta, Padahal aku dahulunya adalah seorang yang melihat?"
(126) Allah berfirman: "Demikianlah, telah datang kepadamu ayat-ayat Kami, Maka kamu melupakannya, dan begitu (pula) pada hari ini kamupun dilupakan".
▪ Untaian Indah Doa Nabi Musa AS
Dalam Surah Thoha ini terdapat redaksi doa yang dibaca Nabi Musa AS & bisa kita teladani dalam kehiduapan sehari-hari. Tentunya agar diberi kemudahan dalam segala urusan & kelapangan hati.
قَالَ رَبِّ اشْرَحْ لِي صَدْرِي (25) وَيَسِّرْ لِي أَمْرِي (26) وَاحْلُلْ عُقْدَةً مِنْ لِسَانِي (27) يَفْقَهُوا قَوْلِي (28) [طه : 25 - 28]
(25) berkata Musa: "Ya Tuhanku, lapangkanlah untukku dadaku (26) dan mudahkanlah untukku urusanku, (27) dan lepaskanlah kekakuan dari lidahku".
✅ Hadis Yang Terkait
Di antara hadis yang menunjukkan keutamaan suroh Thoha adalah sebuah riwayat dari al-Qosim dari shohabat Abu Umamah ra, ia berkata : “Nabi Saw bersabda :
المستدرك على الصحيحين للحاكم مع تعليقات الذهبي في التلخيص - (1 / 684)
سمعت القاسم يحدث عن أبي أمامة : عن النبي صلى الله عليه و سلم قال : إن اسم الله الأعظم في ثلاث سور من القرآن في سورة البقرة و آل عمران و طه . قال القاسم : فالتمستها إنه الحي القيوم
“Nama Alloh yang paling agung (yang jika seseorang berdoa dengan nama tersebut doanya pasti dikabulkan) terdapat pada tiga surah: dalam surah al-Baqoroh, Ali ‘Imron & Thoha”. Al-Qosim berkata : maka aku mencarinya & sesungguhnya nama tersebut adalah al-Hayyu al-Qoyyum”. Wallohu A’lam.
Mari berdoa :
اللّهُمَّ ثَبِّتِ الْقُرْاَنَ وَالْعِلْمَ فِيْ صُدُوْرِنَا وَوَفِّقْنَ لِلْعَمَلِ بِهِمَا
(Ya Alloh Tetapkanlah al-Qur'an & ilmu pengetahuan dalam hati kami. Dan beri kami Taufiq (pertolongan) untuk mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari).
امين. يا مجيب السائلين
(MAMM)
Komentar
Posting Komentar