Seri Mengenal al-Qur'an - 13 ar-Ro'du
بسم الله الرحمن الرحيم
SMQ 13: ar-Ro’du
✅ Sebab Penamaan
ar-Ro’du artinya guruh. Dinamakan demikian karena dalam ayat 13, Alloh Ta’ala berfirman :
وَيُسَبِّحُ الرَّعْدُ بِحَمْدِهِ وَالْمَلاَئِكَةُ مِنْ خِيفَتِهِ وَيُرْسِلُ الصَّوَاعِقَ فَيُصِيبُ بِهَا مَن يَشَاء وَهُمْ يُجَادِلُونَ فِي اللَّهِ وَهُوَ شَدِيدُ الْمِحَالِ
" Dan guruh itu bertasbih dengan memuji Allah, (demikian pula) Para Malaikat karena takut kepada-Nya, dan Allah melepaskan halilintar, lalu menimpakannya kepada siapa yang Dia kehendaki, dan mereka berbantah-bantahan tentang Allah, dan Dia-lah Tuhan yang Maha keras siksa-Nya".
“Dan guruh itu bertasbih dengan memuji Alloh” menunjukkan sifat kesucian & kesempurnaan Alloh Swt. Pada suara guruh, sungguh terdapat isyarat yang menunjukkan bahwa ia patuh kepada-Nya & mensucikan-Nya dari kelemahan & mempunyai sekutu. Seperti halnya suara & pujian orang yang bertasbih menunjukkan ketundukannya kepada kekuasaan Alloh Yang Maha Bijaksana lagi Maha Mengetahui.
✅ Tergolong Surah Madaniyyah menurut mayoritas ulama.
✅ Turun setelah Surah Muhammad.
✅ Termasuk Surah al-Matsani(Surah yang jumlah ayatnya kurang dari seratus & bukan termasuk al-Mufashshol).
✅ Lokasi : Pada Juz 13
✅ Jumlah Ayat 43
✅ No Urut 13 dalam Mushaf
✅ Isi Pokok Suroh ar-Ro’du
1). Keimanan : Alloh yang menciptakan alam semesta & mengaturnya. Ilmu Alloh meliputi segala sesuatu. Adanya malaikat yang selalu memelihara manusia yang datang silih berganti. Hanya Alloh yang mengabulkan doa dari hamba-Nya. Memberi taufiq & kesuksesan hanya hak Alloh. Dan tugas para Rosul adalah menyampaikan agama Alloh.
2). Hukum-Hukum : Manusia dilarang mendoakan yang jelek untuk dirinya. Kewajiban mencegah perbuatan-perbuatan yang mungkar.
✅ Tujuan Utama : mengajak manusia memperhatikan alam raya dan memahami kitab suci al-Qur’an agar mendapat manfaat yaitu mengetahui rahasia alam demi kenyamanan hidup duniawi & memercayai serta mengamalkan tuntunan al-Qur’an demi kebahagiaan dunia-akhirat.
✅ Topik-Topik Berdasar Penggalan Ayat Secara Terperinci :
🔅 Kebenaran al-Qur’an (Ayat 1-4)
🔅 Kaumm Musyrikin Mengingkari kebangkitan sesudah mati & kenabian Nabi Muhammad Saw (Ayat 5-7)
🔅 Alloh mengetahui segala sesuatu (Ayat 8-11)
🔅 Tanda-tanda kekuasaan Alloh (Ayat 12-15)
🔅 Keesaan Alloh (Ayat 16)
🔅 Perumpamaan yang haq & yang bathil (Ayat 17-18)
🔅 Sifat-sifat Ulil Albab (Ayat 19-24)
🔅 Balasan bagi yang ingkar janji (Ayat 25)
🔅 Zikir menenangkan hati (Ayat 26-29)
🔅 Pengingkaran orang kafir terhadap Risalah Nabi Muhammad (Ayat 30-34)
🔅 Gambaran al-Qur’an tentang surga & kemanusiawian para Rosul (Ayat 35-38)
🔅 Bukti kekuasaan Alloh (Ayat 39-43)
✅ Munasabah (keterkaitan antar Surah)
Terdapat keterkaitan antara Surah ar-Ro’du dengan Surah Yusuf.
Pada surah Yusuf secara umum dikemukakan adanya tanda-tanda keesaan Alloh Ta’ala di langit & di bumi. Kemudian dalam surah ar-Ro’du Alloh Ta’ala mengemukakannya secara lebih detail.
Pada akhir surah Yusuf dijelaskan bahwa al-Qur’an bukanlah perkataan yang diada-adakan, ia merupakan petunjuk & rohmat bagi orang yang beriman. Penjelasan tentang hal ini kembali ditegaskan pada awal surah ar-Ro’du.
✅ Fakta Menarik Seputar Suroh ar-Ro’du :
▪ Serba 13
Terdapat fakta menaraik terkait angka 13 dan surah ar-Ro’du, karena suroh ar-Ro’du ini merupakan surah ke-13. Terletak pada Juz 13. Bahkan ayat yang menunjukkan kata ar-Ro’du (guruh) pada surah ini juga terdapat pada ayat ke-13. Tentu tidak ada hubungannya dengan dunia mistis. Paling tidak memudahkan kita untuk menghafalnya. Wallohu A’lam.
▪ Shinwan (صنوان)
Dalam teori tajwid, apabila ada nun mati atau tanwin bertemu dengan harf Ya’, Nun, Mim atau Wawu (ينمو). Maka dibaca idghom bighunnah. Namun apabila bertemu dalam satu kata (كلمة) maka dibaca Idhar wajib.
Dalam al-Qur’an hanya terdapat pada 4 kata yaitu صنوان, قنوان, بنيان, دنيا. Untuk lafadz صنوان terdapat pada Surah ar-Ro’du ini tepatnya ayat 4.
وَفِي الأَرْضِ قِطَعٌ مُّتَجَاوِرَاتٌ وَجَنَّاتٌ مِّنْ أَعْنَابٍ وَزَرْعٌ وَنَخِيلٌ صِنْوَانٌ وَغَيْرُ صِنْوَانٍ يُسْقَى بِمَاء وَاحِدٍ وَنُفَضِّلُ بَعْضَهَا عَلَى بَعْضٍ فِي الأُكُلِ إِنَّ فِي ذَلِكَ لآيَاتٍ لِّقَوْمٍ يَعْقِلُونَ
“Dan di bumi ini terdapat bagian-bagian yang berdampingan, dan kebun-kebun anggur, tanaman-tanaman dan pohon korma yang bercabang dan yang tidak bercabang, disirami dengan air yang sama. Kami melebihkan sebahagian tanam-tanaman itu atas sebahagian yang lain tentang rasanya. Sesungguhnya pada yang demikian itu terdapat tanda-tanda (kebesaran Allah) bagi kaum yang berfikir”.
▪ Semua Nabi Menikah
QS ar-Ro’du ayat 38 menegaskan hal ini :
وَلَقَدْ أَرْسَلْنَا رُسُلاً مِّن قَبْلِكَ وَجَعَلْنَا لَهُمْ أَزْوَاجًا وَذُرِّيَّةً وَمَا كَانَ لِرَسُولٍ أَن يَأْتِيَ بِآيَةٍ إِلاَّ بِإِذْنِ اللَّهِ لِكُلِّ أَجَلٍ كِتَابٌ (38)
“Dan Sesungguhnya Kami telah mengutus beberapa Rasul sebelum kamu dan Kami memberikan kepada mereka isteri-isteri dan keturunan. dan tidak ada hak bagi seorang Rasul mendatangkan sesuatu ayat (mukjizat) melainkan dengan izin Allah. bagi tiap-tiap masa ada kitab (yang tertentu)”
Ayat di atas menegaskan keutamaan nikah yang juga merupakan sunnah para Rosul terdahulu. Adapun terkait Nabi Isa AS, Imam al-Ghozali dalam kitab Ihya’ mengatakan:
وأما عيسى عليه السلام فإنه سينكح إذا نزل الأرض ويولد له. )إحياء علوم الدين ومعه تخريج الحافظ العراقي( - (2 / 248)
“Adapun Nabi Isa AS maka sungguh beliau akan menikah nanti ketika turun lagi ke bumi & akan diberi keturunan”.
Imam az-Zabidi dalam Syarah Ihya’ (Ithaf as-Sadah al-Muttaqin 6/12) menambahkan bahwa Nabi Isa AS akan membunuh Dajjal, berhaji, menetap untuk beberapa tahun di bumi ini & akan meninggal serta dikuburkan di dekat Nabi Muhammad Saw.
▪ Terdapat Ayat Sajdah
Tepatnya pada ayat ke-15 dari surah ar-Ro’du ini.
وَلِلّهِ يَسْجُدُ مَن فِي السَّمَاوَاتِ وَالأَرْضِ طَوْعًا وَكَرْهًا وَظِلالُهُم بِالْغُدُوِّ وَالآصَالِ
“Hanya kepada Allah-lah sujud (patuh) segala apa yang di langit dan di bumi, baik dengan kemauan sendiri ataupun terpaksa (dan sujud pula) bayang-bayangnya di waktu pagi dan petang hari”. Wallohu A’lam.
Mari berdoa :
اللّهُمَّ ثَبِّتِ الْقُرْاَنَ وَالْعِلْمَ فِيْ صُدُوْرِنَا وَوَفِّقْنَ لِلْعَمَلِ بِهِمَا
(Ya Alloh Tetapkanlah al-Qur'an & ilmu pengetahuan dalam hati kami. Dan beri kami Taufiq(pertolongan) untuk mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari).
امين. يا مجيب السائلين
(MAMM)
Komentar
Posting Komentar